Bahaya dan manfaat stress

Banyak anggapan kalau stress adalah kondisi yang berdampak negatif.  Tekanan akibat stress merupakan suatu kondisi emosional yang diakibatkan oleh lingkungan ataupun juga tidak terpenuhinya keinginan seseorang akan kondisi yang diharapkan.  Stress  menyebabkan terganggunya keseimbangan mental dan fisik.  Tidak jarang stress menjadi pemicu penyakit yang dapat berakibat fatal, seperti: gangguan jantung, sesak nafas, gangguan pada kulit, dan hipertensi.

Selama ini yang lebih dikenal sebagai stress secara spesifik sebetulnya disebut distress.  Distress terjadi karena perasaan cemas atau kesedihan yang ekstrim.  Tekanan lingkungan terjadi karena adanya masalah di tempat kerja, keluarga, pergaulan, dan kondisi eksternal lain yang terkait dengan keseharian.  Distress akan memburuk ketika individu dihadapkan pada lingkungan yang tidak mendukung.  Hal-hal yang memperburuk ini seperti: kemacetan lalu lintas, tidak tertibnya pengarsipan, dan tempat kerja yang tidak teratur rapi.  Untuk mengurangi kondisi yang memperbesar distress, cara yang dapat dilakukan secara proaktif adalah dengan membenahi lingkungan kerja dan menerapkan manajemen waktu.  Meskipun langkah ini tidak akan mengurangi inti distress, setidaknya mencegah kondisi distress menjadi lebih kuat.

Selain distress, juga ada jenis stress yang disebut sebagai eustress.  Kalau distress bersifat ekstrim, eustress merupakan stress yang lebih moderat atau dalam tingkatan yang relatif normal.  Eustress justru memberikan manfaat bagi individu yang mengalaminya.  Tekanan mental pada eustress memberikan dorongan positif, yang membuat individu dapat memiliki ‘tenaga’ lebih dalam melaksanakan tugasnya.  Hal yang perlu dicermati adalah eustress ini merupakan hasil persepsi individu. Sehingga individu perlu untuk pandai-pandai dalam menyikapi stress, dengan menganggapnya sebagai eustress yang bermanfaat, bukan sebagai distress yang merugikan.

Dengan mengenali jenis stress, diharapkan individu dapat mengurangi efek negatifnya melalui tindakan proaktif dengan membenahi lingkungannya dan pengelolaan waktu, dan memperbesar efek positifnya dengan memanfaatkan stress sebagai penambah tenaga dalam mengerjakan kegiatan sehari-hari.

Published by Adhibaskara Consulting

Learning addict, World explorer, Lecturer

Leave a comment