Tahapan hubungan interpersonal

Dalam menjalankan tugas sehari-hari, karyawan secara sadar atau tidak akan membentuk hubungan interpersonal dengan rekan kerja mereka. Tentunya hubungan ini tidak terjadi seketika, namun terdapat tahapan yang berkembang dari waktu ke waktu. Terdapat enam tahap dalam menjalin hubungan interpersonal menurut Joseph A. DeVito. Keenam tahap tersebut adalah:

Kontak. Pada tahap ini terdapat kontak perseptual dan kontak interaksional. Kontak perseptual melibatkan berbagai indera, terutama mata dan pendengaran. Kontak interaksional adalah ketika dua pihak berbagi informasi dasar. Di tahap ini kontak sifatnya umum dan tidak personal. Hal yang terpenting pada tahap ini adalah penampilan fisik dan perilaku verbal serta non-verbal.

Keterlibatan. Terdapat rasa kebersamaan antar individu, setelah masing-masing saling mempelajari satu sama lain yang bentuknya seperti menguji kecocokan. Jika dirasakan cocok, maka dapat berlanjut dengan melakukan pendalaman keterlibatan dengan mengetahui lebih jauh. Keterlibatan yang kondusif akan mendorong individu untuk menjalin hubungan secara lebih intens. Hal ini akan membentuk rasa percaya, komitmen, saling menghargai, dan akan mengantar kepada keakraban.

Keakraban. Ketika antar individu sudah terdapat kecocokan, hubungan interpersonal akan berlanjut ke tahap pembentukan komitmen yang lebih solid. Dalam hubungan kerja, pada tahap ini kerjasama antar individu atau di dalam kelompok akan membentuk sinergi yang memberikan manfaat untuk tiap individu dan kelompok dalam menjalankan aktifitas. Keakraban awalnya terbentuk saat dua individu atau lebih memiliki komitmen, dilanjutkan dengan keterikatan sosial dengan publik di seputar mereka. Mereka akan tampil sebagai suatu kesatuan di hadapan lingkungan sosial.

Kemunduran. Karakter hubungan pada tahap ini adalah melemahnya keterikatan sosial antar individu. Hal ini diawali oleh ketidakpuasan antar individu, yang berlanjut dengan melemahnya hubungan interpersonal. Kerjasama menjadi berkurang dan waktu yang dihabiskan juga semakin minimal. Jika ada upaya dari antar individu untuk memperbaiki hubungan, mereka akan mencoba untuk masuk ke tahap lima. Namun, dimungkinkan juga untuk langsung mengakhiri hubungan dengan masuk ke tahap enam.

Pembenahan. Satu atau lebih individu membuat jeda hubungan antar mereka di waktu terjadi kemunduran hubungan dan mereka mencoba untuk membenahi hubungan antar mereka. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan evaluasi diri tiap individu, dengan melakukan analisis atas masalah yang timbul dan bagaimana memecahkan masalah atas hubungan yang melemah ini. Tindakan selanjutnya adalah pembenahan hubungan antar individu dengan saling membuka diri untuk memperbaiki hubungan. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan meminta masukan dari pihak lain.

Pengakhiran. Hubungan antar individu terputus. Biasanya diawali dengan pemisahan antar individu, yang dilanjutkan dengan pemisahan diri dengan lingkungan sosial yang lebih besar. Bentuk ini di dalam dunia kerja adalah pemutusan hubungan kerja yang dapat diprakarsai baik oleh perusahaan atau oleh karyawan.

Dengan mengenal tahap hubungan interpersonal tersebut di atas, maka diketahui hal terpenting dalam menjalin hubungan. Agar hubungan tetap terjaga adalah dengan memastikan kesinambungan pada tahap ketiga, yaitu keakraban. Banyak cara untuk menjaga tahap ini, seperti dengan melakukan rotasi kerja, mengerjakan tugas dengan cara yang baru, atau secara berkala melakukan evaluasi kerja yang memberikan pengaruh positif bagi setiap individu.

Published by Adhibaskara Consulting

Learning addict, World explorer, Lecturer

Leave a comment