Selayaknya tim olahraga, kerja dalam suatu kelompok juga merupakan kerjasama yang bertujuan untuk memenangkan pertandingan. Kita mengenal berbagai bentuk tim olahraga, dimana masing-masing memiliki karakter khas dan dapat kita analogikan dengan kelompok kerja di dalam organisasi. Sama halnya dengan tim olahraga, kelompok kerja juga memiliki tujuan, terdiri lebih dari satu orang anggota, ada pembagian tugas, dan ada kerjasama di antara anggota. Meski begitu, tiap tim olahraga memiliki esensi yang berbeda pada hubungan kerjasama antar mereka, disesuaikan dengan tata cara dan aturan main tiap bentuk olahraga.
Sepakbola. Tim sepakbolah mirip dengan organisasi pada umumnya, dimana setiap orang memiliki posisi dan tugas yang spesifik. Penyerang bertugas utama menyarangkan bola ke gawang lawan, kiper sebagai penjaga agar bola tidak bersarang di gawangnya, back sebagai pelindung lini belakang, dan gelandang mengisi bagian tengah lapangan sebagai pengumpan bola ke penyerang. Meskipun pada beberapa kondisi dimungkinkan setiap pemain untuk menyarangkan bola ke gawang lawan, namun tugas setiap individu sangat spesifik. Begitu juga dengan anggota kelompok kerja di dalam organisasi. Mereka memiliki posisi, hak, dan tanggungjawab yang spesifik. Bahkan hal ini dibakukan dengan adanya deskripsi jabatan yang tertulis. Organisasi yang mirip tim sepakbola adalah organisasi yang mengandalkan spesialisasi tiap anggotanya.
Basket. Pada tim basket posisi dan tanggungjawab para anggotanya lebih cair, jika dibandingkan dengan tim sepakbola. Siapa yang bertugas untuk memasukan bola ke ring lawan, tidaklah secara spesifik menjadi tanggungjawab satu anggota tertentu. Demikian juga pada posisi bertahan, tidak ada anggota yang spesifik bertugas menjaga ring timnya. Organisasi yang mirip dengan tim basket adalah organisasi yang anggotanya mampu untuk melakukan tugas secara berganda (multi-tasking). Hirarki kerjanya juga lebih leluasa dibandingkan dengan tim sepakbola. Organisasi kerja yang menganut pendekatan tim basket adalah organisasi kreatif, dengan tugas yang beraneka ragam, namun memiliki jenis yang mirip.
Baseball/softball. Meskipun cabang olahraga ini dianggap sebagai olahraga tim, keunggulan individu sangat berperan. Ketika satu anggota memukul bola, keberhasilannya tergantung pada kemampuan dirinya, rekan timnya tidak dapat membantu apa-apa. Keberhasilan seorang anggota untuk membuat strike, memungkinkan anggota tim yang ada di base berpindah ke base berikutnya, atau bahkan dapat melakukan home run. Pada kelompok kerja seperti ini, kepakaran tiap individu lebih menonjol dibandingkan pada tim sepakbola. Contohnya adalah organisasi teknologi informasi dan organisasi akuntansi, dimana tugas mereka jelas dan terarah.
Voli. Pada tim voli, terdapat kepakaran yang spesifik, terutama untuk penyerang dan pengumpan. Namun demikian, terdapat rotasi posisi di setiap perpindahan bola. Setiap anggota tim harus melakukan service secara bergantian. Selain itu, mereka juga harus mampu menerima dan mengarahkan bola ke pengumpan. Untuk selanjutnya, pengumpan akan mengarahkan bola ke penyerang untuk melakukan smash ke arah lawan. Hal yang membedakan voli dengan olahraga yang disebutkan sebelumnya adalah tidak adanya kontak badan langsung antara pemain dengan lawan mereka. Tim dipisahkan oleh net. Kelompok kerja seperti ini, biasanya adalah kelompok kerja yang memiliki lokasi kerja secara fisik terpisah dengan kelompok lain. Contohnya adalah organisasi yang berkerja di back office.
Ilustrasi tim olahraga tersebut di atas dapat menjadi referensi dalam melakukan aktifitas sehari-hari dengan kelompok kerja. Menurut Anda, kelompok kerja Anda lebih sesuai dengan ilustrasi tim olahraga yang mana?