Peranan social media untuk organisasi (1)

Pada suatu kesempatan makan malam, Andres Kutt yang menjabat sebagai chief evangelist Skype berbincang-bincang dengan orang yang duduk di sebelahnya.  Pembicaraan tersebut seputar presentasi yang dilakukan oleh Kutt sebagai key speaker pada siang harinya di konferensi kewirausahaan yang diselenggarakan oleh EFMD dan Tallinn School of Economics and Business Administration.  Kutt menyampaikan kalau awal mula SkypeContinue reading “Peranan social media untuk organisasi (1)”

Membentuk identitas diri

Ada satu kata bijak yang mengatakan: jangan menilai buku dari sampulnya.  Kurang lebih artinya adalah kita tidak boleh sekedar mengukur kadar seseorang dari penampilannya saja.  Tanpa membantah kata bijak tersebut, pada kenyataannya penampilan seseorang seperti sebuah etalase yang direspons oleh orang lain.  Meskipun penampilan bukanlah cerminan karakter pribadi sesungguhnya, disarankan agar setiap individu memperhatikan bagaimanaContinue reading “Membentuk identitas diri”

Lampaui harapan klien

Pemahaman mengenai definisi klien perlu diperluas.  Klien bukan hanya terbatas pada pihak pelanggan yang dilayani oleh organisasi, tetapi juga internal organisasi yang menjadi kelanjutan proses yang dilakukan oleh suatu departemen atau tim kerja.  Semisal: klien departemen procurement adalah departemen operasi, dalam hal penyediaan seragam dan perlengkapan kerja.  Jika harapan klien internal terpenuhi, maka ada peluangContinue reading “Lampaui harapan klien”

Bahaya dan manfaat stress

Banyak anggapan kalau stress adalah kondisi yang berdampak negatif.  Tekanan akibat stress merupakan suatu kondisi emosional yang diakibatkan oleh lingkungan ataupun juga tidak terpenuhinya keinginan seseorang akan kondisi yang diharapkan.  Stress  menyebabkan terganggunya keseimbangan mental dan fisik.  Tidak jarang stress menjadi pemicu penyakit yang dapat berakibat fatal, seperti: gangguan jantung, sesak nafas, gangguan pada kulit,Continue reading “Bahaya dan manfaat stress”

Komunikasi lewat e-mail

Dengan banyaknya jumlah e-mail yang dikirimkan dan diterima setiap hari, individu perlu lebih taktis dalam mengelola e-mail.  Seringkali hal sepele seperti ini memperlambat kerja sehari-hari.  David Silverman menyarankan empat hal dalam mengirimkan pesan lewat e-mail dan tiga hal untuk mengelola inbox. Empat saran dalam mengirimkan pesan melalui e-mail adalah: Bertanya sebelum mengirim pesan.  Ketahui denganContinue reading “Komunikasi lewat e-mail”

Komunikasi holistik

Perangkat komunikasi yang dianggap umum adalah mulut dan telinga, dimana mulut sebagai pengirim pesan dan telinga sebagai penerima pesan.  Sebenernya pesan dapat diterima tidak hanya melalui telinga dalam bentuk suara, tetapi juga dalam bentuk yang lain.  Kelima indera manusia sebetulnya adalah simpul-simpul penerima pesan.  Bahkan indera penglihatan adalah penerima pesan yang seringkali lebih kuat dibandingkanContinue reading “Komunikasi holistik”

Menindaklanjuti pekerjaan sehari-hari

Perencanaan kerja harian adalah suatu upaya untuk menyelesaikan bagian dari pekerjaan yang skalanya lebih besar atau pekerjaan yang bersifat rutin.  Hal yang sering luput dari perhatian adalah perencanaan kerja yang menjadi bagian penugasan yang lebih besar, karena karyawan terbenam dengan pekerjaan rutin.  Seperti halnya pengelolaan dana pribadi, terdapat dana yang dikeluarkan untuk keperluan rutin danContinue reading “Menindaklanjuti pekerjaan sehari-hari”

Elemen pembentuk budaya organisasi: suatu pemikiran

Terdapat tiga elemen yang saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lainnya pada suatu organisasi: manusia, sistem, dan lingkungan.  Organisasi yang terdiri dari individu, memerlukan suatu sistem yang dapat mengatur para individu yang memiliki keragaman dalam hal karakter, perilaku, sikap, dan latar belakang.  Aturan yang diberlakukan sistem untuk mengorganisir dituangkan dalam bentuk standard operating procedure (SOP)Continue reading “Elemen pembentuk budaya organisasi: suatu pemikiran”

Kecerdasan untuk bangkit dari kegagalan

Terdapat beragam kecerdasan individu yang mengindikasikan kemampuannya dalam berbagai bidang.  Kecerdasan yang sering kita kenal adalah IQ (intelligence quotient) atau kecerdasan intelejensia, EQ (emotional quotient) atau kecerdasan mengelola emosi, dan SQ (spiritual quotient) atau kecerdasaan yang berhubungan dengan Sang Pencipta.  IQ mengukur kemampuan berpikir individu untuk memecahkan masalah yang terkait dengan kemampuan logikanya.  Sedangkan EQContinue reading “Kecerdasan untuk bangkit dari kegagalan”

Seminar Experiential Brand di Universitas dr. Moestopo (beragama)

Pada hari Sabtu, 20 Agustus 2011, Adhi Baskara menjadi pembicara tunggal pada seminar perkuliahan di program magister Universitas dr. Moestopo (beragama).  Topik yang dibagi kepada para peserta adalah mengenai Experiential Brand.  Inti dari topik tersebut adalah bagaimana pemasar menggunakan ritual consumption sebagai diferensiasi merek, sehingga dikenal oleh pasar sasarannya.  Berbagai contoh merek digunakan sebagai ilustrasiContinue reading “Seminar Experiential Brand di Universitas dr. Moestopo (beragama)”